Bundapradito’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Nov
30

Sudah setahun lebih saya tidak menulis lagi disini… begitu banyak kejadian dalam hidup saya… dan yang terberat adalah Berpulangnya Anakku, Arga ke pangkuan Ilahi. Dan sejak hari itu, kehidupan saya berubah total…

Jumat, 27 Februari 2009… anakku meninggal dunia  dalam usia mudanya 22 bulan.

Selamat jalan sayang…. Bunda tak bisa meneruskan tulisan ini… walaupun sudah sekian lama itu terjadi, tapi engkau  seperti masih dalam pelukan bunda. Maafkan bunda….

Baru bangun 

Hotel Pesona Bamboe

Photobucket

Photobucket Suropati Park famday 2009

Iklan
Jul
09

Hi.. I’m back !!!

Ahhh…. liburan sekolah sudah hampir habis. Berarti saya juga harus sudah siap untuk kembali bekerja. Kembali kepada rutinitas dan mobilitas yang tinggi di sekolah saya. Hmmm,… kedengarannya ironis ya. Tapi buat saya, mobilitas kerja yang tinggi membuat kita terus dituntut untuk maju, belajar dan belajar. Belajar bukan hanya lewat buku, tapi pada hal-hal atau kejadian di sekeliling kita, yang pada akhirnya membuat kita dapat mengambil solusi dan manfaat dari kejadian tersebut. Apalagi yang menarik selain bersama murid-murid saya? Mencermati perubahan dari anak-anak menuju remaja… ah…

Liburan 2 minggu kemarin, saya gunakan untuk keluarga dan sahabat.. Saya pergi ke rumah orangtua saya, mengajak anak saya jalan-jalan, main di Time Zone (dia suka sekali naik komidi putar), rumpi-rumpi dengan sahabat, atau sekedar nongkrong di mall. Hehehehe ….. seru banget dech. Dan itu, kadang hanya berdua dengan anak saya saja. Hmmm…. waktu memang sangat berharga. jadi, jangan sia-siakan waktumu yaa…..

Jun
10


Silahkan
download icon-icon ini, bisa anda gunakan untuk icon di website anda:

Baca entri selengkapnya »

Jun
10

Saya menikah sabtu, 10 Desember 2005 di Jakarta. Suami orang Jawa Asli. Artinya ya seumur hidupnya (sampai sebelum dia bekerja .. 🙂 ) dia tinggal di Solo sana. Alhamdulillah … akhirnya saya menemukan seseorang yang mungkin sudah Allah jodohkan buat saya. Banyak perbedaan diantara kami, terlebih lagi perbedaan usia yang begitu banyak.. namun, semoga tak ada hambatan yang berarti.

Baca entri selengkapnya »

Jun
06

Gading Serpong, 5 – 6 Juni 2008 …

Rencana sekolah buat Go Open Source tahun ajaran depan, membuat saya dan teman-teman seperjuangan bersemangat. Kalau kemarin, saya baru coba-coba dengan live USB-nya saja, atau baca postingan temen-temen di komunitas Linux, sekarang, saya yang pengen bisa nge-post soal OS Linux Mandriva. Malah kalo bisa, saya pengen bikin komunitas baru ! (hehehhe…. biar tambah termotivasi D )

Ya .. itung-itung share pengalaman. Soalnya, Sudah terlalu lama kita tergantung dengan satu merk saja. Dulu, kalo mau tanya soal aplikasi perkantoran, hmm… sudah di luar kepala. Hafal banget dech … P

Btw, training 2 hari ini memang capek (soalnya jauhh dari rumah sih … ) ), but worth it. Tidak ada kata terlambat untuk mempelajari hal baru. Apalagi ilmu pengetahuan. Well,… saya sudah tidak sabar. Tunggu saja postingan saya berikut. Mudah-mudahan, ada hal yang sudah bisa saya bagi ke temen-temen ….

Hmm… bikin komunitas Mandriva baru? Why not ?? D D Go Open Source … Go Go Go !!

Jun
04

Sudah seminggu lebih saya ga nulis di blog. Hmm… but, life must go on.
Begitu banyak hal yang sudah terjadi, namun saya belum sempat posting disini… tapi sudahlah. Yang penting air di rumah saya sudah mengalir kembali . Terimakasih Tuhan. 🙂
(ternyata pump airnya emang koslet…)

Sekarang saya mau ngomongin apa ? Kenaikan harga BBM ? Rasanya udah capek, karena imbasnya adalah kenaikan di sana sini. Mulai dari ongkos, harga susu si dede, sampe kebutuhan sehari-hari… ga perlu nunggu berhari-hari… begitu kenaikan BBM diumumkan, besoknya semua udah pada naik. So, kita mau bilang apa? Marah-marah sama kondektur yang minta tambahan ongkos gopek, padahal blom ada instruksi dari Organda? Mau complain saat bayar susu dede yang tiap dusnya naik 3000 perak? Atau ngedumel sama mbakyu penjual sayuran di rumah, yang mulai agak mahal ngejualin sayur mayurnya ? Ujung-ujungnya, … akhirnya kita harus menerima semua dengan terpaksa 😦
Ya, … mungkin (katanya) pemerintah juga terpaksa menaikkan harga BBM, mungkin juga mahasiswa yang demo juga terpaksa turun ke jalan, terpaksa melawan untuk membela diri, terpaksa berbuat anarki… mungkin. Apa betul semua yang kita lakukan itu karena terpaksa??? Bagaimana baiknya kita bersikap?? Apa harus diterima dengan rela dan ikhlas ? Sedangkan hati menjerit…

By : Bunda

Mei
21

Tingkat Kesulitan : mudah
Waktu Persiapan : 10 menit
Waktu memasak : 30 menit

Bahan :

1/2 ekor ayam, potong kecil-kecil
minyak goreng untuk menumis

Bumbu :

5 siung bawang putih, iris halus
3 buah bawang merah, iris halus
8 buah cabe ijo, iris tipis
segenggam cabe rawit, iris-iris (menurut selera)
2 buah bawang bombay, iris kasar
1 sendok makan blue band
1/2 bungkus masako
kecap manis secukupnya


Cara Membuat :

  • Tumis bawang merah, putih, bombay serta cabe ijo dan rawitnya hingga harum
  • Masukkan ayam. Aduk-aduk sampai ayam berubah warna. Biarkan untuk beberapa saat.
  • Masukkan mentega, kecap, dan masako. Aduk kembali.
  • Kecilkan api, dan tutup ayam agar bumbu meresap.
  • Tambahkan 1 gelas air matang. Masak kembali ayam hingga bumbu mengental.
  • Ayam siap untuk disajikan
Mei
21

Saat bangun tadi pagi, bukannya semangat yang ada dalam diri saya, tapi rasa capek.

Apa sebabnya? Sudah 3 hari ini ada masalah dengan air di rumah. Kalo mesin pump air dinyalakan, listriknya langsung ngejepret turun. Buntut-buntutnya, kalo mau pake air, maka semuanya musti dimatiin dulu. Mulai dari kulkas, TV, kipas angin, lampu-lampu… ohhh!!

Mungkin beginilah hidup ngontrak di Jakarta. Daya Listrik 1300 watt dipakai untuk 2 rumah. Jadi tinggal pintar-pintarnya si penghuni untuk dapat saling berbagi dengan penuh pengertian. Hehhehe…. 🙂

Selama ngga ada air, saya minta air sama tetangga (untung punya tetangga). Jadi beberapa hari ini, saya nyelang dari rumah tetangga sebelah. Mulai dari bak, ember-ember cucian, bak mandi si kecil, semuanya saya isi penuh-penuh. Tapi ternyata ??? Tidak cukup oiii…. III
Saya tetap kekurangan air… 😦

Sekarang, saya harus membuat skala prioritas buat memanfaatkan air yang ada. Hal yang jarang, -bahkan- belum pernah saya lakukan selama ini.

Ibaratnya, kalo mandi biasa menggunakan 10 gayung hanya untuk membasahi badan, sekarang cukup 2 atau 3 gayung saja. Sampai-sampai Keinginan untuk (maaf) BAB juga pernah saya tunda. Melihat isi bak air tidak mencukupi untuk mandi saya dan suami. Begitulah ….:(

Memang ini baru beberapa hari, tetapi saya sudah merasakan efeknya. Capek, Kepala pusing akibat memikirkan ketiadaan air  dirumah saya.

Tiba-tiba, saya jadi ingat dengan Gerakan HEMAT AIR. Itu program pemerintah sejak beberapa tahun yang lalu, menyusul terjadinya kekeringan dimana-mana. Semoga bukan hanya slogan. Karena mulai sekarang, saya akan ikut Gerakan Hemat Air.
Biar saja terlambat, daripada tidak sama sekali. Sungguh, pengalaman ini membuat saya seperti disadarkan. Masalah air bukan masalah main-main…

Mei
21

Jujur saja, saya bukan penulis. Apalagi tulisan itu harus dipublikasi dan dibaca banyak orang. Duh … ngga dech. Malu. Tapi seorang sahabat mengatakan pada saya, “coba dech kamu nulis blog…”. Blog ? “Tentang apa ? “, tanya saya malas. “Apa aja….”, jawab sahabat saya itu. Saya diam. Entah malas menanggapi apa emang pikiran udah mulai males mikir yang berat-berat. “Entar dech … kalo ada waktu..”, jawab saya. Mudah-mudahan jawaban tadi dapat menghibur sahabat saya. Hehehehe…..

Dan …. taraaaaammmmm… inilah blog saya. Terinspirasi oleh Pada suatu siang, saya iseng membaca dan meneliti beberapa blog. Ya punya sahabat saya, temen saya, murid saya … dan orang yang ngga saya kenal juga. Isinya beragam. Mulai dari yang sepele sampe yang berat … bisa ditulis. Hmmm….. kalo dulu saya paling rajin nulis diary, ga ada salahnya sekarang saya coba nulis lagi. Hanya beda media aja. Kalo dulu nulis diary ceritanya cuma searah, sekarang jadi beda. Bisa ada yang ngasih masukan juga. Positif kan ? Nah, ini yang saya cari.

Well, blogger …. salam kenal dari saya!!