Bundapradito’s Weblog
Just another WordPress.com weblog

Me, My Husband, and Arga …

Saya menikah sabtu, 10 Desember 2005 di Jakarta. Suami orang Jawa Asli. Artinya ya seumur hidupnya (sampai sebelum dia bekerja .. 🙂 ) dia tinggal di Solo sana. Alhamdulillah … akhirnya saya menemukan seseorang yang mungkin sudah Allah jodohkan buat saya. Banyak perbedaan diantara kami, terlebih lagi perbedaan usia yang begitu banyak.. namun, semoga tak ada hambatan yang berarti.

Persiapan pernikahan diawali dengan beberapa wawancara di kantor suami. Maklum, suami bekerja sebagai abdi negara, jadi ada beberapa tahapan yang harus saya lewati berkaitan dengan jabatan saya yang baru, yaitu sebagai istri. Setidaknya saya harus tahu bagaimana harus bersikap dan menjaga nama baik korps. Agak cemas juga … tapi, syukurlah semua dapat dilewati dengan baik.

Setelah menikah, kami pindah dari tempat orangtua dan menata kehidupan berumah tangga secara mandiri. Lepas 7 bulan setelah pernikahan, saya dinyatakan hamil.

Masuk masa cuti hamil, saya pindah ke Solo untukpersiapan persalinan disana. Pertimbangannya adalah, di sana saya dekat dengan kerabat dan mertua. Ya… akhirnya saya ke Solo. Di jemput Bapak mertua, saya meninggalkan Jakarta dengan bus AC yang super Deluxe (pokoknya yang nyaman dech…)

Menjelang minggu persalinan, ada hal yang mengkhawatirkan. Saya tidak kunjung merasakan tanda-tanda mau melahirkan. Semuanya biasa saja. Tidak ada mules, tidak ada rasa apapun. Tanggal perkiraan lahir dari dokterpun sudah lewat hampir seminggu.

Hingga suatu malam, saya berkunjung ke bidan dekat rumah dan cerita tentang keadaan dan apa yang saya rasakan. “Bayi saya kok kurang lincah bergerak ya bu…”, kata saya saat curhat sama bu Bidan. Kemudian dari omong-omong itu, saya disarankan untuk segera konsultasi ke dokter kandungan saya. Saat itu juga saya segera berangkat diantar suami. Ternyata, memang ada masalah. Air ketuban saya, sudah hampir habis. Keluar sedikit demi sedikit tanpa saya sadari. Dan itu sudah sejak kemarin. Dokter mengatakan “besok pagi ibu operasi ya..”. Degg!!

Tak terbayangkan, takutnya saya… menghadapi operasi ceasar. Semalaman saya tidak bisa tidur. Saya terus menangis berdoa, semoga Allah menyelamatkan bayi kami.

Pagi-pagi sudah di rumah sakit. Setelah persiapan, dan anastesi yang sangat luar biasa sakitnya… saya akhirnya di operasi. Antara sadar dan tidak, saya mendengar tangis keras anak saya. Lanang bu… kata dokter kandungan saya. Alhamdulillah. Lahir dengan selamat, dengan berat 4.2 kg.

Bayi saya bayi paling besar serumah sakit. Di rumah sakit itu, berat bayi maksimal hanya sekitar 3-3.5 kg. Jadilah anak saya bayi paling besar, diantara bayi-bayi yang ada . Semua orang ingin tahu ibunya. (Hehhehe… ibunya juga besar. 🙂 )

Anakku bernama Arga Restu Pradito. Semoga menjadi anak yang baik, sholeh, menghormati orangtua, dan berguna bagi banyak orang.

Terimakasih Ya Allah, atas karunia dan perlindunganMu… juga terimakasih buat dokter kandungan saya, dr. Catur … yang penuh perhatian, sabar dan terus memotivasi saya. Terimakasih buat mertua saya, …bu’e, pa’e ..maturnuwun sanget… buat Ibu bapak di Jkt .. jangan cemas, saya baik-baik saja… buat suami tercinta, yang selalu memberi semangat dan rela menambah cuti demi menunggui saya… buat adik-adik saya, terimakasih doanya… buat semua teman dan sahabat saya … terimakasih atas doa dan dukungannya. Buat warga di desa Ngampas…. terimakasih … ngga nyangka ditengokin orang sekampungg…. hiksss.. terharu banget !!!!

Arga R.PraditoArga, … sesaat setelah lahir dan dimandikan

Aku, suamiku dan anak kami Argafoto kami bertiga

Arga saat berusia 13 bulan ( Juni’08 )

Iklan

Belum Ada Tanggapan to “Me, My Husband, and Arga …”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: